Saturday, August 9, 2014

beha wanita

kehidupan akan foredi mencermikan akan kemurnian leluhur, begitu juga...





secara alami kebahagiaan jamu kuat juga merupakan pengoabatan yang....



begitupula dengan obat ejakulasi dini merupakaBeha adalah pakaian dalam yang digunakan manusia berjenis kelamin perempuan. Beha dipakai oleh perempuan yang telah memiliki payudara yang telah matang. Beha juga ditulis dengan BH atau biasa juga disebut kutang atau bra. Beha atau yang disingkat dengan BH merupakan kependekan dari kata Belanda, yakni Buste Houder, yang diserap dalam bahasa Indonesia cuma singkatannya saja. Nama populernya di Indonesia adalah kutang. Namun sekarang ini kata bra sudah mulai menggeser kata "beha" ini, kata yang berasal dari bahasa Prancis, brassiere dan diterima dalam bahasa Indonesia melalui bahasa Inggris.Beha berfungsi untuk mencegah payudara menjadi kendur, menjaga kekencangan payudara, dan menutupi payudara itu sendiri. Seiring dengan berjalanya waktu, beberapa produk beha juga menambahkan fungsi beha yaitu untuk memperbesar dan mengencangkan payudara si pemakai dan berbagai macam fungsi lainnya. Sekarang telah beredar produk-pruduk beha yang dapat memperbesar payudara atau memperbaiki struktur payudara. Beha juga menjaga agar jaringan lemak payudara tidak menyebar kemana-mana terutama ke bagian perut karena jika tidak maka tubuh akan terlihat melar dan gemuk.

Masalah Kesehatan[sunting | sunting sumber]


Nyeri punggung merupakan salah satu akibat dari salah memilih bra.
Banyak wanita tidak menyadari bahwa jika menggunakan beha yang tidak sesuai akan berakibat timbulnya rasa pegal di punggung, wanita mengira ini merupakan gejala masuk angin tapi sebenarnya ini merupakan tanda wanita menderita sakit punggung. Gejala penyakit ini timbul apabila ada rasa nyeri maupun pegal dipunggung karena menyerang saraf punggung. Penyakit ini bisa terjadi jika wanita salah dalam penggunaan ukuran beha yang tidak mendukung pada payudara. Jika hal ini dibiarkan dan tidak segera ditangani bukan saja pegal di punggung yang terasa, malah dalam kasus yang paling parah harus dioperasi.[1]

Mitos yang beredar bahwa menggunakan beha saat tidur bisa membantu payudara tumbuh besar ternyata tidaklah benar. Pada saat tidur, beha sebaiknya dilepaskan karena otot, kelenjar dan organ penting di payudara juga butuh waktu untuk istirahat, ini sangat penting apalagi bagi wanita sibuk bekerja di luar rumah dimana wanita akan mengenakan beha hampir seharian penuh.[1]

Ukuran beha setiap wanita dapat berbeda-beda. Untuk wanita yang memiliki ukuran payudara yang besar, sangat dianjurkan menggunakan beha yang dilengkapi kawat dan busa dengan ukuran cup B/C, Hal ini sangat dianjurkan sekali untuk meminimalkan risiko punggung membungkuk yang sering terjadi pada wanita yang memiliki payudara besar. Karena jika wanita tidak menggunakan beha yang sesuai, beha tersebut tidak akan mampu bekerja dengan baik untuk menopang bobot payudara.[1] Sebaiknya pilih beha yang paling sesuai dengan ukuran payudara, khususnya bagi wanita menyusui.

Sekitar 80 persen kaum perempuan mengenakan beha dengan ukuran yang salah. Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa beha yang dikenakan berukuran salah di antaranya adalah pengait beha yang dikenakan melukai kulit, buah dada menonjol keluar dari cup, cup beha menjauh dari ujung atas beha, atau kawat bawah tidak berada tepat pada tulang dada.[2]

Selain masalah punggung, efek samping akibat memakai bra yang salah (terlalu ketat) adalah kesulitan bernafas. Bila beha terlalu kencang atau jika kawat pengait tidak pas berada pada tulang dada, pemakai bisa kesulitan bernafas. Beha yang tidak pas juga bisa menyebabkan pemakai sulit mencerna makanan. Sebab, ketatnya beha dapat menghalangi aliran masakan yang masuk pada sistem pencernaan. Beha yang terlalu kencang juga bisa menyebabkan nyeri punggung dan mengganggu pergerakan. Selain itu, beha juga bisa menyebabkan terbatasnya sirkulasi darah dan oksigen ke bagian tertentu dari tubuh. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga bisa menyebabkan masalah lanjutan, misalnya nyeri dada. Masalah lainnya adalah ukuran dada yang tidak pas bisa juga menyebabkan kanker payudara. Karena beha tersebut akan menghalangi aliran limfa ke dada. Kondisi ini bisa meningkatkan kadar toksin ke buah dada, yang akhirnya menyebabkan kanker. Risiko lainnya adalah sakit kepala. Ketatnya bra yang akan mengkalangi aliran darah plus oksigen. Inilah yang bisa menyebabkan Anda merasa sakit kepala.[2]Beha berfungsi untuk mencegah payudara menjadi kendur, menjaga kekencangan payudara, dan menutupi payudara itu sendiri. Seiring dengan berjalanya waktu, beberapa produk beha juga menambahkan fungsi beha yaitu untuk memperbesar dan mengencangkan payudara si pemakai dan berbagai macam fungsi lainnya. Sekarang telah beredar produk-pruduk beha yang dapat memperbesar payudara atau memperbaiki struktur payudara. Beha juga menjaga agar jaringan lemak payudara tidak menyebar kemana-mana terutama ke bagian perut karena jika tidak maka tubuh akan terlihat melar dan gemuk.

Masalah Kesehatan[sunting | sunting sumber]


Nyeri punggung merupakan salah satu akibat dari salah memilih bra.
Banyak wanita tidak menyadari bahwa jika menggunakan beha yang tidak sesuai akan berakibat timbulnya rasa pegal di punggung, wanita mengira ini merupakan gejala masuk angin tapi sebenarnya ini merupakan tanda wanita menderita sakit punggung. Gejala penyakit ini timbul apabila ada rasa nyeri maupun pegal dipunggung karena menyerang saraf punggung. Penyakit ini bisa terjadi jika wanita salah dalam penggunaan ukuran beha yang tidak mendukung pada payudara. Jika hal ini dibiarkan dan tidak segera ditangani bukan saja pegal di punggung yang terasa, malah dalam kasus yang paling parah harus dioperasi.[1]

Mitos yang beredar bahwa menggunakan beha saat tidur bisa membantu payudara tumbuh besar ternyata tidaklah benar. Pada saat tidur, beha sebaiknya dilepaskan karena otot, kelenjar dan organ penting di payudara juga butuh waktu untuk istirahat, ini sangat penting apalagi bagi wanita sibuk bekerja di luar rumah dimana wanita akan mengenakan beha hampir seharian penuh.[1]

Ukuran beha setiap wanita dapat berbeda-beda. Untuk wanita yang memiliki ukuran payudara yang besar, sangat dianjurkan menggunakan beha yang dilengkapi kawat dan busa dengan ukuran cup B/C, Hal ini sangat dianjurkan sekali untuk meminimalkan risiko punggung membungkuk yang sering terjadi pada wanita yang memiliki payudara besar. Karena jika wanita tidak menggunakan beha yang sesuai, beha tersebut tidak akan mampu bekerja dengan baik untuk menopang bobot payudara.[1] Sebaiknya pilih beha yang paling sesuai dengan ukuran payudara, khususnya bagi wanita menyusui.

Sekitar 80 persen kaum perempuan mengenakan beha dengan ukuran yang salah. Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa beha yang dikenakan berukuran salah di antaranya adalah pengait beha yang dikenakan melukai kulit, buah dada menonjol keluar dari cup, cup beha menjauh dari ujung atas beha, atau kawat bawah tidak berada tepat pada tulang dada.[2]

Selain masalah punggung, efek samping akibat memakai bra yang salah (terlalu ketat) adalah kesulitan bernafas. Bila beha terlalu kencang atau jika kawat pengait tidak pas berada pada tulang dada, pemakai bisa kesulitan bernafas. Beha yang tidak pas juga bisa menyebabkan pemakai sulit mencerna makanan. Sebab, ketatnya beha dapat menghalangi aliran masakan yang masuk pada sistem pencernaan. Beha yang terlalu kencang juga bisa menyebabkan nyeri punggung dan mengganggu pergerakan. Selain itu, beha juga bisa menyebabkan terbatasnya sirkulasi darah dan oksigen ke bagian tertentu dari tubuh. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga bisa menyebabkan masalah lanjutan, misalnya nyeri dada. Masalah lainnya adalah ukuran dada yang tidak pas bisa juga menyebabkan kanker payudara. Karena beha tersebut akan menghalangi aliran limfa ke dada. Kondisi ini bisa meningkatkan kadar toksin ke buah dada, yang akhirnya menyebabkan kanker. Risiko lainnya adalah sakit kepala. Ketatnya bra yang akan mengkalangi aliran darah plus oksigen. Inilah yang bisa menyebabkan Anda merasa sakit kepala.[2]


wanita